SEMARANG – Dalam upaya terus meningkatkan rekognisi internasional dan kualitas riset akademik, Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan program Postdoctoral Fellowship yang berlangsung pada awal tahun 2025, terhitung mulai Februari hingga Juni 2025. Program ini menghadirkan Muhamad Maulana Azimatun Nur, Ph.D., peneliti dari Departemen Teknik Kimia UPN “Veteran” Yogyakarta, sebagai Postdoctoral Fellow.
Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan host Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, M.Sc., IPU, ASEAN Eng., yang merupakan pakar energi dan biomassa di Universitas Diponegoro. Fokus utama dalam program ini adalah mengeksplorasi tema strategis: “Mengoptimalkan Pemanfaatan Mikroalga untuk Valuable Compounds dan Bioremediasi”.
Sinergi Riset dan Pembimbingan Mahasiswa
Selama periode program, aktivitas tidak hanya terfokus pada pengembangan teknologi di laboratorium, tetapi juga menyentuh aspek penguatan sumber daya manusia melalui proses pembimbingan mahasiswa Magister Teknik Kimia UNDIP. Sinergi ini bertujuan untuk mentransfer keahlian riset mutakhir kepada mahasiswa pascasarjana, sekaligus mempercepat penyelesaian tesis yang berbasis pada luaran publikasi berkualitas tinggi.
Capaian Publikasi Internasional (Joint Publication)
Sebagai bukti nyata keberhasilan kolaborasi lintas institusi ini, program postdoctoral tersebut telah menghasilkan 3 luaran artikel ilmiah (joint publication) yang diterbitkan di jurnal-jurnal internasional bereputasi tinggi. Beberapa hasil penelitian yang telah dipublikasikan meliputi:
Diharapkan dengan keberadaan program postdoctoral memberikan warna baru dalam dinamika riset di Departemen Teknik Kimia UNDIP. “Kolaborasi ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan ekosistem riset yang inklusif dan kompetitif di tingkat global, sekaligus mempererat hubungan akademik antarperguruan tinggi di Indonesia,” ujar Dr. Azim
Melalui program ini, Departemen Teknik Kimia UNDIP berharap dapat terus berkontribusi dalam penyediaan solusi biomassa dan bioenergi berkelanjutan dan penanganan limbah lingkungan berbasis bio-teknologi yang berkelanjutan.