Tokyo, Jepang — Departemen Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip) terus memperluas jejaring akademik internasional melalui program World Class University (WCU). Salah satu bentuk implementasinya adalah kegiatan staff mobility yang dilaksanakan oleh Dr.techn. Asep Muhamad Samsudin, S.T., M.T. ke The University of Tokyo, Jepang, pada tanggal 3 hingga 17 Juli 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Energy and Process Integration Laboratory, yang berada di bawah naungan Institute of Industrial Science (IIS), The University of Tokyo, dengan Prof. Dr.Eng. Muhammad Aziz, B.Eng., M.Eng. sebagai kepala laboratorium sekaligus mitra kolaborasi utama program ini.

Fokus utama dari kerja sama ini adalah pada pengembangan membran penukar ion untuk aplikasi fuel cell, khususnya yang mendukung sistem energi bersih dan berkelanjutan. Selama kunjungan, Dr. Asep terlibat dalam serangkaian kegiatan akademik, termasuk riset bersama (joint research) dalam bidang material membran untuk sel bahan bakar, serta penulisan publikasi ilmiah bersama (joint publication) yang ditargetkan untuk jurnal internasional bereputasi. Ia juga berkesempatan memaparkan arah dan hasil penelitiannya di hadapan kelompok riset Prof. Aziz, serta melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk komitmen kerja sama riset jangka panjang antara kedua institusi.

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, Prof. Muhammad Aziz direncanakan akan hadir sebagai Guest Lecturer dalam kegiatan Summer School dan menjadi salah satu Keynote Speaker pada International Conference on Chemical and Material Engineering (ICCME) 2025 yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Kimia, Universitas Diponegoro.
Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat kapasitas riset internasional Universitas Diponegoro, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi energi bersih yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan.